KARAWANG—Tutup drainase di Jalan Pantura Ahmad Yani, tepatnya di depan Gerbang Pupuk Kujang, Desa Dauwan, Karawang, sudah rusak selama dua minggu tanpa perbaikan. Kondisi ini membuat lubang menganga di tengah jalan dan telah menyebabkan sejumlah kecelakaan.
Dari pengamatan di lokasi, lubang drainase yang terbuka ini terletak di jalur padat yang dilalui ribuan kendaraan setiap hari. Lubang ini sangat berbahaya, terutama pada malam hari atau saat hujan, ketika jarak pandang terbatas.
Menurut warga sekitar, laporan terkait kerusakan ini sudah disampaikan kepada pihak berwenang sejak dua minggu lalu. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan.
“Kami sudah sering melihat sepeda motor terjatuh di sini,” ujar seorang warga. “Kalau dibiarkan terus, korban akan semakin banyak, apalagi kalau hujan dan lubangnya tidak terlihat.”
Masyarakat merasa kecewa dengan lambannya respons pemerintah daerah terhadap masalah infrastruktur yang membahayakan ini.
Warga berharap dinas terkait, termasuk Wakil Bupati Karawang Hj. Maslani dan Bupati Karawang Hj. Aep, dapat segera meninjau lokasi dan memerintahkan perbaikan. Hal ini penting untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban dan memastikan jalan raya kembali aman bagi para pengguna jalan.