Bulog Tetap Sewa Gudang Filial Meski Bangun 100 Unit Baru


JAKARTA //targetfakta.com Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan pemerintah akan tetap menyewa gudang filial pada tahun depan, di samping rencana pembangunan 100 unit gudang baru dengan total kapasitas mencapai 1 juta ton.
Penyewaan gudang filial ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan gabah petani selama panen raya tahun depan. Gudang sewaan tersebut direncanakan akan dilengkapi fasilitas cocoon (pengemasan beras berbahan plastik) untuk menjaga kualitas.
Proyeksi Kapasitas dan Antisipasi Cuaca
Meskipun Bulog belum merinci proyeksi panen padi, Rizal menyebut kuantitas panen sangat bergantung pada faktor cuaca. Pemerintah saat ini tengah berdiskusi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi potensi fenomena El Nino atau La Nina. Prediksi cuaca dari BMKG diharapkan menjadi acuan untuk memproyeksikan jumlah panen.
Rencana 100 gudang baru akan memiliki tiga variasi kapasitas: kecil (3.500 ton), menengah (7.000 ton), dan besar (1.400 ton). Variasi ini disesuaikan berdasarkan potensi wilayah.
Pembangunan Gudang di Daerah 3T
Bulog menargetkan 50 unit dari total 100 gudang tersebut rampung pada Maret 2026. Pembangunan akan dilakukan di lahan milik Bulog yang berasal dari hibah pemerintah kabupaten/kota.
Lokasi pembangunan diprioritaskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah yang belum memiliki unit penyimpanan agar tidak terjadi tumpang tindih. Contohnya termasuk di Kepulauan Maluku Utara dan Pegunungan Papua.
(Red/Purwanto)
Berita Populer

Tragedi Wisata Rombongan TK di Ragunan: Seorang Siswa Meninggal Dunia Terlindas Bus, Keluarga Menuntut Keadilan

ROTASI BESAR POLRI: KAPOLDA METRO JAYA HINGGA KABARESKRIM BERGANTI

Proyek Drainase U-dith di Tangerang Rusak Jaringan Telkom, Kinerja Kontraktor dan Dinas PUPR Banten Disorot

Kasus Narkotika di Kutim: Terbukti Kuasai Sabu 0,30 Gram, Hotman Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Proyek Pedestrian Rp10,8 Miliar DPUPR Banten Menuai Sorotan: Diduga Asal Jadi, Makan Korban, hingga Diwarnai Pemotongan Kabel

