Sambut Tahun Baru 2026, Pemprov DKI Tiadakan Pesta Kembang Api sebagai Bentuk Empati Bencana

Selasa, 23 Desember 2025 21:13|

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi memutuskan untuk tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun baru 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk solidaritas dan empati nasional terhadap para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera baru-baru ini.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa larangan ini tidak hanya berlaku bagi agenda resmi pemerintah, tetapi juga mencakup sektor swasta.

“Kami meminta hotel, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan lainnya untuk tidak menyalakan kembang api. Ini adalah momen kita untuk menunjukkan rasa prihatin dan solidaritas,” ujar Pramono saat memberikan keterangan di Balai Kota, Selasa (23/12/2025).

Payung Hukum dan Hiburan Alternatif Untuk memperkuat kebijakan tersebut, Pemprov DKI melalui Sekretaris Daerah akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) sebagai panduan bagi para pelaku usaha dan pemangku kepentingan di Jakarta.

Sebagai pengganti kemeriahan kembang api, Pemprov DKI telah menyiapkan rangkaian hiburan alternatif yang tetap meriah namun tetap khidmat di kawasan Bundaran HI, antara lain:

Pertunjukan Cahaya Drone: Atraksi visual di langit Jakarta.

Video Mapping: Proyeksi visual tematik pada gedung-gedung ikonik.

Panggung Hiburan Rakyat: Penampilan seni budaya dan musik.

Area Doa Bersama: Fasilitas bagi warga untuk melakukan kontemplasi dan doa bagi keselamatan bangsa.

Imbauan bagi Aktivitas Mandiri Warga Terkait penggunaan kembang api oleh individu di lingkungan pemukiman, Pramono mengakui adanya keterbatasan wewenang dalam melakukan pelarangan secara total di ranah privat.

“Kalau ada perorangan yang menyalakan kembang api (skala kecil) di lingkungannya, tentu pemerintah memiliki keterbatasan untuk mengatur hal itu,” jelasnya.

Namun, ia mengimbau masyarakat untuk memiliki kesadaran
kolektif agar tidak menyalakan kembang api berskala besar secara mandiri demi menjaga ketertiban dan kekhidmatan suasana.

Pemprov DKI berharap malam pergantian tahun 2026 menjadi momentum bagi warga ibu kota untuk melakukan refleksi diri sekaligus mempererat rasa kemanusiaan antar sesama warga Indonesia.

(Red/Purwanto)

Bagikan Link:

Berita Populer

  • Tragedi Wisata Rombongan TK di Ragunan: Seorang Siswa Meninggal Dunia Terlindas Bus, Keluarga Menuntut Keadilan

    Rabu, 21 Oktober 2026 08:04
  • ROTASI BESAR POLRI: KAPOLDA METRO JAYA HINGGA KABARESKRIM BERGANTI

    Minggu, 4 Oktober 2026 16:20
  • Proyek Drainase U-dith di Tangerang Rusak Jaringan Telkom, Kinerja Kontraktor dan Dinas PUPR Banten Disorot

    Selasa, 29 September 2026 18:20
  • Kasus Narkotika di Kutim: Terbukti Kuasai Sabu 0,30 Gram, Hotman Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara

    Jumat, 11 September 2026 13:08
  • Proyek Pedestrian Rp10,8 Miliar DPUPR Banten Menuai Sorotan: Diduga Asal Jadi, Makan Korban, hingga Diwarnai Pemotongan Kabel

    Senin, 31 Agustus 2026 15:39