Presiden Prabowo Tinjau Warga Bantaran Rel Senen yang Kini Huni Rumah Layak


JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali menemui warga terdampak penataan kawasan bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2026) malam. Pertemuan ini berjarak lima bulan setelah kunjungan perdananya ke lokasi tersebut pada 26 Maret 2026.
Berbeda dari kunjungan sebelumnya saat warga masih beraktivitas dan tinggal di sepanjang jalur kereta api, kini komunitas tersebut telah direlokasi ke hunian yang lebih layak dan aman.
Kunjungan ini menjadi bagian dari peninjauan capaian program transformasi perumahan yang dicanangkan pemerintah. Dalam skema kebijakan perumahan nasional, pemerintah menargetkan penyediaan pemukiman yang pantas bagi seluruh keluarga di Indonesia.
Untuk mendukung akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, pemerintah meningkatkan alokasi kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi 350.000 unit. Skema ini meliput pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) DTP, hingga perpanjangan tenor KPR bersubsidi hingga 40 tahun.
Sementara itu, untuk program perbaikan rumah tidak layak huni, alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ditingkatkan signifikan dari 45.073 unit pada tahun 2025 menjadi 400.000 unit pada tahun 2026. Pemerintah menargetkan renovasi hingga 2 juta unit rumah pada tahun 2027 mendatang.(Red)
Editor :Benz
Berita Populer

Tragedi Wisata Rombongan TK di Ragunan: Seorang Siswa Meninggal Dunia Terlindas Bus, Keluarga Menuntut Keadilan

ROTASI BESAR POLRI: KAPOLDA METRO JAYA HINGGA KABARESKRIM BERGANTI

Proyek Drainase U-dith di Tangerang Rusak Jaringan Telkom, Kinerja Kontraktor dan Dinas PUPR Banten Disorot

Kasus Narkotika di Kutim: Terbukti Kuasai Sabu 0,30 Gram, Hotman Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Proyek Pedestrian Rp10,8 Miliar DPUPR Banten Menuai Sorotan: Diduga Asal Jadi, Makan Korban, hingga Diwarnai Pemotongan Kabel

