Tindak Tegas Para Pengedar Obat-obatan Daftar G di Karawang, Dampak Buruk Bagi Generasi Bangsa

Sabtu, 22 Februari 2025 13:01|

Karawang | Di Wilayah Hukum Polres Karawang Maraknya Toko Obat-obatan keras jenis Hexymer, Tramadol, dan Daftar G lainnya kembali diperjual-belikan secara bebas tepatnya di Wadas, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat.
(21/02/2025)

Aduan masyarakat maraknya menjual atau pengedar obat-obatan keras jenis Hexymer, Tramadol.

Awak media mendatangi toko tersebut untuk investigasi apakah benar toko tersebut menjual obat-obatan terlarang, dan benar adanya mengedarkan obat-obatan tersebut banyaknya pembeli keluar masuk.

saat awak media konfirmasi pemilik nya ini punya siapa? (pemilik bernama padami, korlap trisno)

Ini termasuk daftar obat golongan G ini dijual secara murah di toko tersebut, yang menjual obat Golongan G yang tentu saja hal ini sangat Miris dan prihatin..

karena obat-obat tersebut dilarang untuk diperjual belikan dengan bebas, selain itu efek nya tidak jauh berbeda dengan narkoba karena dapat menurunkan kesadaran juga salah satu faktor terjadinya tindakan kriminal.

Kepada (APH) setempat maupun badan pengawas obat dan makanan itu tugas mereka dan harus segera menertibkan nya.

apabila ada barang bukti telah memperjual belikan obat ilegal tidak usah segan-segan untuk melakukan tindakan hukum.

Jangan biarkan lingkungan di sekitar Rusak sehingga banyak merugikan masarakat lainnya.

Bagi para pelaku usaha yang tanpa izin memperjual belikan kedua jenis golongan-G tersebut dapat dijerat dengan Pasal 196 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana 10 tahun penjara, dan Pasal 197 UU Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.”tandasnya”

investigasi//Redaksi

Bagikan Link:

Berita Populer

  • Tragedi Wisata Rombongan TK di Ragunan: Seorang Siswa Meninggal Dunia Terlindas Bus, Keluarga Menuntut Keadilan

    Rabu, 21 Oktober 2026 08:04
  • ROTASI BESAR POLRI: KAPOLDA METRO JAYA HINGGA KABARESKRIM BERGANTI

    Minggu, 4 Oktober 2026 16:20
  • Proyek Drainase U-dith di Tangerang Rusak Jaringan Telkom, Kinerja Kontraktor dan Dinas PUPR Banten Disorot

    Selasa, 29 September 2026 18:20
  • Kasus Narkotika di Kutim: Terbukti Kuasai Sabu 0,30 Gram, Hotman Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara

    Jumat, 11 September 2026 13:08
  • Proyek Pedestrian Rp10,8 Miliar DPUPR Banten Menuai Sorotan: Diduga Asal Jadi, Makan Korban, hingga Diwarnai Pemotongan Kabel

    Senin, 31 Agustus 2026 15:39