Banjir dan Longsor Lumpuhkan Padang Pariaman, Kerugian Capai Rp4,9 Miliar


PARIAMAN, SUMATRA BARAT//targetfakta.com/ Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang, longsor, dan angin kencang yang melanda wilayah Sumatra Barat, khususnya Kabupaten Padang Pariaman, Selasa 25 -11-2025 telah menyebabkan kerugian material yang signifikan. Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar mengestimasi kerugian sementara akibat bencana ini mencapai hampir Rp4,9 miliar.
Dampak Infrastruktur dan Kerusakan
Banjir dan longsor yang dipicu hujan ekstrem sejak akhir pekan lalu telah melumpuhkan sejumlah akses penting, terutama di Padang Pariaman yang menjadi daerah terdampak paling parah.
Dua ruas jalan dilaporkan rusak parah, termasuk akses vital di depan RSUD Padang Pariaman menuju Polres. Lima titik longsor menimbun badan jalan utama, memutus akses transportasi.
Tercatat dua unit jembatan mengalami kerusakan dan satu fasilitas pendidikan, SDN 10 Batang Gasan, rusak akibat tertimbun material longsor.
Rumah dan Lahan Pertanian: Lebih dari 400 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan ratusan rumah terendam. Sekitar 93 hektare lahan pertanian juga dilaporkan terendam banjir.
Status Tanggap Darurat dan Bantuan Mendesak
Melihat meluasnya dampak bencana, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari.
“Dengan kemampuan APBD yang terbatas, kami tidak sanggup memperbaiki seluruh infrastruktur yang rusak. Kami sangat berharap bantuan dari Pemerintah Provinsi dan Pusat,” ujar Bupati Padang Pariaman.
Upaya Penanganan dan Bantuan:
Tim gabungan BPBD, TNI/Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi korban terdampak ke posko pengungsian. Dapur umum dan lokasi pengungsian telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Kebutuhan logistik yang paling mendesak saat ini meliputi alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta kebutuhan dasar pengungsi seperti makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan.
Pemerintah Provinsi Sumbar memastikan seluruh perangkat daerah bergerak cepat dalam penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga.
(Red)
Berita Populer

Tragedi Wisata Rombongan TK di Ragunan: Seorang Siswa Meninggal Dunia Terlindas Bus, Keluarga Menuntut Keadilan

ROTASI BESAR POLRI: KAPOLDA METRO JAYA HINGGA KABARESKRIM BERGANTI

Proyek Drainase U-dith di Tangerang Rusak Jaringan Telkom, Kinerja Kontraktor dan Dinas PUPR Banten Disorot

Kasus Narkotika di Kutim: Terbukti Kuasai Sabu 0,30 Gram, Hotman Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Proyek Pedestrian Rp10,8 Miliar DPUPR Banten Menuai Sorotan: Diduga Asal Jadi, Makan Korban, hingga Diwarnai Pemotongan Kabel

