KLH Panggil 8 Perusahaan Terkait Temuan Ribuan Kayu dalam Banjir Bandang di Sumatra


Jakarta, Jumat, 5 Desember 2025 — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) segera memulai penyelidikan atas temuan ribuan gelondongan kayu yang hanyut terbawa bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap pimpinan sejumlah perusahaan yang terindikasi terlibat dalam temuan kayu tersebut.
Menurut Hanif, para pimpinan perusahaan itu akan diperiksa oleh Deputi Penegakan Hukum (Gakkum) KLH.
“Seluruh pimpinan perusahaan yang diindikasikan berdasarkan kajian citra satelit berkontribusi menghadirkan log-log pada banjir tersebut, kami akan undang untuk dilakukan proses-proses penjelasan kepada Deputi Gakkum, dan kami akan segera memulai langkah-langkah penyelidikan terkait dengan kasus ini,” kata Hanif dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR, Rabu (3/12).
Mengingat banyaknya jumlah korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi ini, Hanif menegaskan tidak akan ada dispensasi dalam kasus tersebut. Ia mengaku berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini melalui jalur hukum.
“Jadi, Kementerian Lingkungan Hidup berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini melalui multidoor pendekatan hukum terkait dengan penanganan hidrometeorologi di Sumatra bagian utara ini,” tegasnya.
(Red)
Berita Populer

Tragedi Wisata Rombongan TK di Ragunan: Seorang Siswa Meninggal Dunia Terlindas Bus, Keluarga Menuntut Keadilan

ROTASI BESAR POLRI: KAPOLDA METRO JAYA HINGGA KABARESKRIM BERGANTI

Proyek Drainase U-dith di Tangerang Rusak Jaringan Telkom, Kinerja Kontraktor dan Dinas PUPR Banten Disorot

Kasus Narkotika di Kutim: Terbukti Kuasai Sabu 0,30 Gram, Hotman Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Proyek Pedestrian Rp10,8 Miliar DPUPR Banten Menuai Sorotan: Diduga Asal Jadi, Makan Korban, hingga Diwarnai Pemotongan Kabel

