Marak Peredaran Narkoba Jenis Obat-obatan Daftar G Berkamuflase Sebagai Toko Kosmetik Di Semanan JakBar


JakBar – targetfakta.com | Aktivitas peredaran narkoba di jln Alas Tua Semanan, Kec. Kalideres Kota Jakarta Barat -6,1731203, 106,6899722 masih menggeliat. Ragam modus dilakoni pengedar salah satunya membuka toko kosmetik sebagai kedok.
Aksi itu dilakoni para pelaku usaha yang berkamuflase sebagai toko kosmetik.
Penjual Obat Keras Tertentu (OKT) sambil berjualan kosmetik yang berada di wilayah semanan kalideres Jakbar.
kasus peredaran OKT dengan barang bukti sejumlah pil OKT, para pelaku melakukan aksinya dengan modus berjualan di toko kosmetik, Ujar salah satu warga (S) Kamis (12/01/25).
Pelaku usaha saat ini masih melanjutkan aktivitas peredaran OKT tersebut setelah di konfirmasi oleh team wartawan targetfakta.com
“OKT ini dapat menyebabkan gangguan mental, perilaku, ketergantungan dan perubahan karakter karena mengandung zat psikoaktif,” tuturnya.
Kepada Aparatur penegak hukum setempat Polsek Kalideres maupun Walikota Jakbar, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Dinas Kesehatan, dan BNN menjadi tugas dan tanggungjawab untuk segera ditertibkan. apabila ada barang bukti telah memperjual belikan obat ilegal tersebut tidak usah segan-segan untuk melakukan tindakan hukum.
Semoga dari aparat setempat khusus nya Polsek Kalideres bisa melakukan penyegelan terhadap toko yang diduga menjual obat golongan G itu.
Dengan kegiatan peredaran narkoba jenis obat”an tersebut pelaku di ancam dengan pasal 435 UU RI no 17 tahun 2023 Jo pasal 138 ayat (2) dan ayat (3) UU RI no 17 tahun 2023 tentang kesehatan
Red
Berita Populer

Tragedi Wisata Rombongan TK di Ragunan: Seorang Siswa Meninggal Dunia Terlindas Bus, Keluarga Menuntut Keadilan

ROTASI BESAR POLRI: KAPOLDA METRO JAYA HINGGA KABARESKRIM BERGANTI

Proyek Drainase U-dith di Tangerang Rusak Jaringan Telkom, Kinerja Kontraktor dan Dinas PUPR Banten Disorot

Kasus Narkotika di Kutim: Terbukti Kuasai Sabu 0,30 Gram, Hotman Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Proyek Pedestrian Rp10,8 Miliar DPUPR Banten Menuai Sorotan: Diduga Asal Jadi, Makan Korban, hingga Diwarnai Pemotongan Kabel

