Minimnya Pengawasan di Puskesmas Cikokol: Lansia Terhambat Layanan Akibat Antrean Tidak Teratur dan Masalah Teknis


TANGERANG – Pengunjung Puskesmas Cikokol dihebohkan oleh kondisi antrean yang tidak teratur, diperparah dengan minimnya pengawasan dari petugas. Situasi ini mengakibatkan banyak lansia yang seharusnya mendapat prioritas justru kesulitan mendapatkan pelayanan, bahkan ada yang tidak bisa memperpanjang rujukan karena kendala teknis pada fasilitas komputer.
Berdasarkan laporan, kondisi antrean di Puskesmas Cikokol sering kali kacau. Pasien, termasuk lansia yang datang untuk berbagai keperluan, harus berdesakan di area pendaftaran tanpa adanya sistem antrean yang jelas. Banyak pasien yang tidak sabar dan menyerobot antrean, menyebabkan ketidaknyamanan dan protes dari pasien lain.
”Saya sudah datang dari pagi, tapi antreannya tidak beraturan. Ada yang nyerobot, terus petugasnya tidak menegur. Padahal banyak lansia yang harusnya didahulukan,” keluh salah satu keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya.
Situasi diperparah dengan dugaan minimnya pengawasan dari petugas Puskesmas. Sejumlah pasien mengaku tidak melihat ada petugas yang aktif mengatur dan mengawasi alur antrean, sehingga kondisi semakin tidak terkendali.
”Seharusnya ada petugas yang standby di depan untuk memastikan antrean berjalan tertib. Ini malah terkesan dibiarkan saja,” tambah pasien tersebut.
Selain masalah antrean, beberapa lansia yang datang untuk memperpanjang rujukan juga menghadapi kendala teknis. Mereka tidak dapat melanjutkan proses karena sistem komputer yang mengalami eror dan tidak mendukung.
”Saya mau perpanjang rujukan, tapi katanya komputernya eror. Jadi saya harus datang lagi besok. Padahal rumah saya jauh,” ucap seorang lansia.
Hal ini menjadi ironi, mengingat fasilitas kesehatan seharusnya memberikan pelayanan yang cepat dan efisien, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia. Masalah teknis ini tidak hanya membuang waktu, tetapi juga menambah beban dan frustrasi bagi pasien.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Puskesmas Cikokol terkait masalah ini. Masyarakat berharap pihak terkait segera mengambil tindakan, mulai dari penambahan petugas untuk mengatur antrean hingga perbaikan fasilitas teknis, agar pelayanan publik di Puskesmas Cikokol dapat berjalan lebih baik dan humanis.
Red
Berita Populer

Tragedi Wisata Rombongan TK di Ragunan: Seorang Siswa Meninggal Dunia Terlindas Bus, Keluarga Menuntut Keadilan

ROTASI BESAR POLRI: KAPOLDA METRO JAYA HINGGA KABARESKRIM BERGANTI

Proyek Drainase U-dith di Tangerang Rusak Jaringan Telkom, Kinerja Kontraktor dan Dinas PUPR Banten Disorot

Kasus Narkotika di Kutim: Terbukti Kuasai Sabu 0,30 Gram, Hotman Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Proyek Pedestrian Rp10,8 Miliar DPUPR Banten Menuai Sorotan: Diduga Asal Jadi, Makan Korban, hingga Diwarnai Pemotongan Kabel

